Hemat, sehat dan praktis dengan sayuran vertikultur organik

2545

Vertikultur? hmmm  Ayo siapa disini yang mikir kalau Vertikultur itu adalah teknik penyembuhan yang menggunakan media jarum. Kalau kamu mikirnya begitu, salah besar!! Itu akupuntur. Vertikultur itu adalah teknik budidaya tanaman dengan menggunakan media tanam yang sedikit tetapi dapat menanam tanaman yang banyak. Agus Andoko dalam bukunya menjelskan, Vertikultur itu terdiri dari kata Vertical dan culture yang artinya teknik budidaya tanaman secara vertikal dan memanfaatkan bidang yang sempit sebagai tempat bercocok tanam. Asik kan?

Menanam dengan menggunagan teknik Vertikultur ini membuat kita hemat loh.

Kok bisa?

Ya bisa dong. karena, yang hanya kamu butuhkan hanyalah kemauan. Namanya juga Vertikultur, ingat yah menanam tanaman secara vertikal! Jadi kamu nggak membutuhkan lahan berhektar-hektar untuk bisa bercocok tanam. Nggak perlu jadi Tasya yang harus nunggu paman dari desa untuk makan sayur mayur segala rupa. Cukup dengan memanfaatkan perkarangan rumah aja. Dan untuk media penanamannya, kamu gak usah bingung. Kamu bisa menggunakan barang-barang disekitar seperti pot, botol berbagai jenis, pipa bekas, bambu, ataupun karung. Semua bisa jika ada niat 😀

Vertikultur dengan menggunakan botol
Vertikultur dengan media bambu
Tak ada bambu, batang pisang pun jadi~

Sehat? Jelas. Gimana gak sehat, kamu sendiri bisa menjadi quality Control untuk sayuran-sayuran yang kamu tanam. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan organik, jadi gak perlu takut untuk memakan sayurannya. Gak diterpa oleh zat kimia sama sekali. Setelah dipetik langsung dimasak deh. Masih fresh banget kan? Sampe wangi embunnya masih bisa kamu rasakan hihihi.

Tuh, senyum mbaknya aja seger banget kan

Praktis? Jelas! Gak harus nyangkul tanah dulu buat nanam sayur-sayuran di sekitaran rumah. Caranya mudah banget.

1. Siapkan pot-pot kecil atau bekas botol plastik gede yang dipotong setengahnya, kemudian bolong-bolongin botolnya supaya air bisa keluar dari botol ketika tanaman disiram.

2. Masukkan pupuk ke dalam pot hingga penuh.

3. Letakkan benih di pupuk. Kemudian sirami dengan air secukupnya setiap hari.

Mudah banget kan? Pot-potnya juga mempercantik pekarangan rumah kita karena diletakkan di rak-rak dengan jumlah banyak. Pasti tamu yang datang langsung penasaran deh dengan sayur-sayurannya.

Bukan jualan rumah!     Pict by kimbijak.blogspot.com

Gimana? Tertarik sama teknik Vertikultur organik? Ada banyak macam-macam sayuran yang bisa ditanam. Semua sayur-sayuran yang berakar tidak dalam seperti sawi, bawang, bayam bisa ditanam secara Vertikultur loh. Asik banget kan bisa menanam sayur-sayuran organik yang cantik di pekarangan rumah. Yuk dicoba buat di pekarangan rumah kamu 😀